bunaken

bunaken
beautifuuuuuuuuul

Jumat, 25 Maret 2011

tugas bahasa inggris 2

1. I'm very hungry. I________ all day.

a) didn't eat

b) haven't ate

c) haven’t eaten

d) have been eating

Answer: C

2. Their new kitchen looks fantastic. They _____ completely _____ it.

a) have _____ beenredecorating

b) have _____ redecorated

c) already _____ redecorated

d) didn't _____ redecorated

Answer: B

3. Our kitchen’s a mess. We____________ any cleaning for weeks.

a) didn't do

b) haven't been doing

c) have done

d) haven't done

Answer: D

4. I think they are dating. They____________ a lot of each other recently.

a) had seen

b) haven't been seeing

c) have been seeing

d) have seen

Answer: C

5. We've discovered this great café and we_____________ there a lot.

a) have been going

b) have gone

c) are going

d) have went

Answer: A

6. How's your Mum? I _____________ her for ages.

a) had seen

b) haven't seen

c) haven't been seeing

d) didn't see

Answer: B

7. You're covered in paint! What __________ you __________?

a) have _____ done

b) were _____ doing

c) did _____ do

d) have _____ been doing

Answer: D

8. She’s gone to the doctor's. She ______________ too well lately.

a) hasn't felt

b) hasn't been feeling

c) has felt

d) doesn't feel

Answer: B

9. Where have you been? I____________ for ages.

a) have waited

b) waited

c) was waiting

d) have been waiting

Answer: D

10. I have to write an essay. I__________ about half of it so far.

a) have written

b) have been writing

c) wrote

d) have to write

Answer: A

Jumat, 18 Maret 2011

Preposition with Adjective Examples – use, rules & test exercise

1. If you are serious going ahead with this, let's have a meeting.

2. The Mini-TV is very popular our younger customers.

3. The new Pilot notebook is similar the previous model, but it has some interesting new features.

4. The Finance Director said he was strongly opposed awarding everyone a tax refund.

5. South Africa is rich natural resources like diamonds and gold.

6. I have to travel by car or boat because I am afraid flying.

7. He has very little experience. I don't think he would be capable running such a large project.

8. I would be very interested discussing the idea of a joint venture.

9. Samsung are famous their electronic goods.

10. I am very proud my younger sister.

11. We are pleased the results.

12. I'm not sure if he is aware all the facts.

13. I am answerable my supervisor at work.

14. There was a photograph attached the e-mail.

15. We are enthusiastic learning English.

Kamis, 02 Desember 2010

daftar seminar dan workshop

KURSUS:
-Retail Business

seminar:
-Pasar Modal Indonesia, antara Peluang dan Tantangan
-Kesehatan solusi dini pencegahan osteoporosis
-Peluang karir dan investasi di pasar modal
-Pasar Modal, Capital Marcet is a choise of investment

workshop
-Securities Technical Analysis

curriculum vitae

CURICULLUM VITAE


Personal Details
Full Name : Hesti yustina
Sex : Female
Place, Date of Birth : Jakarta, 05 Agustus 1990
Nationality : Indonesia
Marital Status : Single
Health : Perfect
Religion : Moslem
Address : Jalan Limo No 35 Depok
Mobile : 0857 1696 7414
E-mail : machiera28@yahoo.com

Educational Background
1996 - 2002 : Elementary School Cireungit, Tasikamalaya
2002 - 2005 : Junior High School 13, Tasikmalaya
2005 - 2008 : Senior High School 2, Jakarta
2008 - 2012 : Accounting Bachelor Degree (S-1) at the University of Gunadarma, Jakarta

Qualifications
Accounting & Administration Skills (Journal Printing & Calculation, Ledger, Petty Cash Payroll & Calculation, Inventory Controls, Project Data Updating, Teller, Salary Caldulation).
Taxation System.
Computer Literate (MS Word, MS Excel, MS Power Point, MS Access, MS Outlook).
Internet Literate.

Working Experience
Working at PT. Flamboyan Bumi Singo, Cibinong
Period : August 2001 - January 2008December 2007
Purpose : Permanently working
Position : Accounting & Taxation staff

Job's Description : Payroll Staff;
- Project's data updating;
- Business correspondences;
- Expatriates documentation filling & follow up;
- Translation;
- Appointment arrangement;
- Filling anda data updating;
- Arranged of business trip schedule;
- Meeting budget arrangement;
- Procurement filling, inventory control, and administration asistant;
- Preparing for breakdown statement for the project, preparing intern finance circular - Correspondences, and preparing for the presentation materials;
- Issuing invoice & receipt for vendor and customers;
- Inventory Controller;
- Preparation of purchase requirement and purchase order;
- Invoice & payment arrangement.

Lamaran(tugas b.inggris)

Jakarta, 5 November, 2010
Attention To:
HRD Manager
PT. Pranata Informatindo
Jl. Raya Sudirman No. 17
Jakarta Timur
Dear Sir/Madam,
I have read from your advertisement at Republika that your company is looking for employees to hold some position. Based on the advertisement, I am interested in applying application for Engineer position according with my background educational as Engineering Physics.
My name is Hesti YUstina, I am twenty years old. I have graduated from Accounting Department Gunadarma on July 2010. My specialization in Auditing. I consider myself that I have qualifications as you want. I have good motivation for progress and growing, eager to learn, and can work with a team (team work) or by myself. Beside that I posses adequate computer skill and have good command in English (oral and written).
With my qualifications, I confident that I will be able to contribute effectively to your company. Herewith I enclose my :
1. Copy of Bachelor Degree (S-1) Certificate and Academic Transcript.
2. Curriculum Vitae.
3. Copy of Job Training Certificate from Unocal Indonesia Company.
4. Recent photograph with size of 4x6
I would express my gratitude for your attention and I hope I could follow your recruitment test luckily.

Sincerely,



Hesti Yustina

Minggu, 12 September 2010

FRIENDSHIP

saya yakin kalian dimanapun berada pasti punya sahabat.
sahabat yang mengingatkan,menguatkan,memberi perlindungan disaat apapun.

ini kisah saya bersama sahabat-sahabat saya.

entah mengapa hari itu begitu ingin saya mengumpulkan sahabat menggila saya ketika SMA, sahabat yang selalu membuat saya tidak bisa hidup tenang gara-gara kenakalan mereka. sahabat yang terlampau sering membuat ulah sadis terhadap guru saya, sahabat yang tak pernah belajat ketika ulangan tapi selalu dapat nilai terbesar diantara kelas-kelas seangkatan saya pada saat itu.

mereka menemani saya ketika orang yang saya kasihi menghadap ilahi. saya ingat 2 tahun yang lalu,ketika ayah saya pergi mereka memberi satu buah amplop berisi uang hasil patungan dan yang paling membuat saya terharu ternyata ada uang logamnya juga. sahabat-sahabat yang gila tapi membuat saya tidak pernah berhenti bersyukur dipertemukan dengan mereka.

dan ketika bulan lalu tepatnya 8 agustus 2010,3 hari setelah ulang tahun saya ke 20,kami mengadakan sebuah reuni kecil(munggahan). munggahan adalah sebuah tradisi kecil orang sunda sebelum menghadapi bulan puasa. di moment ini kami berhasil mengumpulkan kurang lebih 20 orang. jujur mungkin karena tempat kuliah kami yang berbeda-beda terkadang waktu untuk saling mengabari saja terasa sempit, dengan bantuan fb,twitter,sms saja mungkin jarang. kami seperti anak TK yang masuk SD dan bertemu teman lamanya ketika di TK. terharu bercampur rasa rinduyang teramat sangat.

hampir saya lupa, karena acara munggahan identik dengan makan-makan jadi kami berinisiatip untuk patungan, bukan saya pelit atau kikir tapi apa daya dompet banyakan ketemu angin daripada ketemu duit. alhasil jreng jreng bos cecep menelpon."yauda deh saya patungan 100.000 buat beli ayam" kebetulan sahabat saya yang satu itu sudah bekerja. mungkin ingin berbagi rejeki dengan para sahabatnya.

singkat cerita makanpun selesai dan sesi foto-foto pun dimulai. memeang harus ada yang diabadikan dalam pesahabatan. nmalang tak dapatdiraih untung tak dapat dikejar, sahabat saya c eki jeknong dan tya sudah menyiapkan rencana busuk. mereka memebeli setengah kilo telor dan mendaratkannya tepat di kepala danmuka saya. marah,terharu sedih,senang campur aduk. apesnya ga cuman sekali di kamar mandipun mereka masih mengejar saya mendaratkan 3 telor tepat k baaadan saya. naseeeeb.

tapi ada keajaiban dunia terjadi.. sahabat-sahabat lelaki saya membersihkan sisa-sisa telur di teras rumah saya dan saya tau mereka sudah dewasa,berubah menjadi lebih bertanggung jawab,.

brem brem mereka menghidupkan motor,touring mini mengelilingi jalanan tasik dan masih sempatnya sahabat saya teboooooooooooooooooo merencanakan ide liar membuat kami terpaksa transit dirumah une sahabat jangkung saya.

disalah satu tempat hangouot di kota tasik dengan cerobohnya saya memcahkan hiasan. untung hanya 17.000 .. tapi untuk seorang mahasiswa 17.000 itu bisa untuk 2x makan.hehe.. tapi entah mujizat darimana sahabat saya mengganti uangnya dan saya puun senang..oia terima kasih untuk eki,emte,iki,tije dan une yang menemani saya ketika kejadian itu. tidak lupa untuk moceeeuh...hehehe

mungkin anda berfikifr saya lebaay, tapi ini tentang persahabatan. merka tidak pernah memberi saya kado mewah tapi untuk saya persahabatan yang mereka buat untuk saya adalah sebuah kado besar kado terindah seumur hidup saya..

terkesan cengeng tapi saya bangga,bahagia bersahabatkan kalian. tidak pernaha da jurang pemisah. selalu menjadi IPA5 yang sederhana dan apa adanya.

Jumat, 04 Juni 2010

Analisis Referensi&resensi artkel "Kajian Usaha Mikro Indonesia"

analisis referensi artikel berjudul kajian usaha mikro indobnesia adalah sebagai berikut:

Usaha mikro mempunyai peran yang penting dalam pembangunan ekonomi, karena intensitas tenaga kerja yang relatif lebih tinggi dan investasi yang lebih kecil, sehingga usaha mikro lebih fleksibel dalam menghadapi dan beradaptasi dengan perubahan pasar. Atas dasar potensi dan karakteristik tersebut, maka pemberdayaan usaha mikro dinilai masih strategis dan sangat penting dalam mendukung perekonomian nasional. Peran strategis tersebut antara lain :
a. Dengan jumlah yang sangat banyak usaha kecil berpotensi menciptakan lapangan kerja yang luas bagi masyarakat
b. Kontribusi terhadap PDB menurut harga berlaku
Secara universal pengertian kredit mikro antara lain diantaranya: Adalah definisi yang dicetuskan dalam pertemuan The world Summit on Microcredit di Washington pada tanggal 2-4 Februari 1997 adalah program/kegiatan memberikan pinjaman yang jumlahnya kecil kepada masyarakat miskin untuk kegiatan usaha meningkatkan pendapatan, pemberian pinjaman untuk mengurus diri sendiri dan keluarganya.
Usaha Mikro memiliki keunggulan komparatif :
a. Usaha Mikro beroperasi menebar di seluruh pelosok dengan berbagai ragam bidang usaha;
b. Usaha Mikro beroperasi dengan investasi.......

Data yang digunakan untuk meneliti permasalahan ini adalah data primer, yaitu data yang diperoleh secara langsung dari lapangan dengan cara wawancara serta diskusi daerah sedangkan data sekunder adalah data yang diperoleh tidak secara langsung, misalnya melalui berbagai referensi, laporan hasil penelitian, dan dokumen dari berbagai instansi terkait. Hasil yang diperoleh dari penelitian tersebut adalah pada tahun 2003 sekitar 97 % dari seluruh perusahaan di Indonesia merupakan UMKM. Dimana 41,8 juta bergerak di subsektor perdagangan, pertanian , dan industri dengan kontribusi terhadap PDB sebesar 30 % dengan tenaga kerja 71,44 juta, sementara keseluruhan UMKM sebanyak 42,5 juta usaha dengan kontribusi terhadap PDB sebesar 57 %. Dapat disimpulkan bahwa secara nasional usaha mikro di Indonesia selama 4 tahun mengalami peningkatan sebesar 7,2% atau rata-rata 2,4%.
Solusi yang harus dilakukan: dalam mengembangkan usaha mikro pemerintah perlu menerapkan kebijakan dan program secara transfaran dan bertanggung jawab. Stimulasi yang diberikan untuk meningkatkan daya saing secara teknis maupun finansial dinilai tidak dapat langsung mengatasi hambatan-hambatan eksternal maupun internal yang dialami oleh sebagian besar atau bahkan seluruh usaha mikro, kecil dan menengah di Indonesia. Sebaiknya peran pemerintah adalah menciptakan insentif dan iklim yang kondusif agar usaha mikro mampu menghadapi persaingan. Secara praktis, hal ini berarti membangkitkan upaya untuk menghilangkan monopoli dan menghapuskan berbagai hambatan perdagangan dalam negeri dan internasional. Dengan meningkatnya peluang bisnis dan akses kepada sumberdaya produktif akan meningkatkan daya saing dan kemampuan berwiraswasta. Instrumen pengaturan juga perlu melihat pada standarisasi dan sertifikasi, serta piranti tidak langsung seperti peningkatan akses informasi dan pelatihan yang relevan. Kebijakan pengembangan usaha mikro yang efektif hendaknya dilakukan secara lebih luas dan terpadu, bukan hanya sekedar membuat daftar program dukungan finansial dan teknis yang berdiri sendiri tanpa adanya kaitan antara satu dengan yang lain. Kebijakan pengembangan.


Jurnal ini membahas tentang permasalahan yang dihadapi UMKM serta menyusun model pengembangan usaha mikro yang bersifat aplikatif di daerah NTB, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, Jawa Timur, Sumatera Selatan, dan Sumatera Barat. Hal ini dapat terlihat dari berbagai permasalahan yang terjadi seperti sistem pembukuan yang relatif sederhana dan cenderung mengikuti kaidah administrasi standar, sehingga datanya kurang sesuai. Hal tersebut mengakibatkan sulitnya menilai kinerja UMKM, margin usaha yang cenderung tipis mengingat persaingan yang sangat ketat, modal terbatas, pengalaman manajerial perusahaan terbatas, skala ekonomi yang terlalu kecil sehingga sulit mengharapkan penekanan biaya.



Usaha mikro mempunyai peran yang penting dalam pembangunan ekonomi, karena intensitas tenaga kerja yang relatif lebih tinggi dan investasi yang lebih kecil, sehingga usaha mikro lebih fleksibel dalam menghadapi dan beradaptasi dengan perubahan pasar. Atas dasar potensi dan karakteristik tersebut, maka pemberdayaan usaha mikro dinilai masih strategis dan sangat penting dalam mendukung perekonomian nasional. Peran strategis tersebut antara lain :
a. Dengan jumlah yang sangat banyak usaha kecil berpotensi menciptakan lapangan kerja yang luas bagi masyarakat
b. Kontribusi terhadap PDB menurut harga berlaku
Secara universal pengertian kredit mikro antara lain diantaranya: Adalah definisi yang dicetuskan dalam pertemuan The world Summit on Microcredit di Washington pada tanggal 2-4 Februari 1997 adalah program/kegiatan memberikan pinjaman yang jumlahnya kecil kepada masyarakat miskin untuk kegiatan usaha meningkatkan pendapatan, pemberian pinjaman untuk mengurus diri sendiri dan keluarganya.
Usaha Mikro memiliki keunggulan komparatif :
a. Usaha Mikro beroperasi menebar di seluruh pelosok dengan berbagai ragam bidang usaha;
b. Usaha Mikro beroperasi dengan investasi.......

Data yang digunakan untuk meneliti permasalahan ini adalah data primer, yaitu data yang diperoleh secara langsung dari lapangan dengan cara wawancara serta diskusi daerah sedangkan data sekunder adalah data yang diperoleh tidak secara langsung, misalnya melalui berbagai referensi, laporan hasil penelitian, dan dokumen dari berbagai instansi terkait. Hasil yang diperoleh dari penelitian tersebut adalah pada tahun 2003 sekitar 97 % dari seluruh perusahaan di Indonesia merupakan UMKM. Dimana 41,8 juta bergerak di subsektor perdagangan, pertanian , dan industri dengan kontribusi terhadap PDB sebesar 30 % dengan tenaga kerja 71,44 juta, sementara keseluruhan UMKM sebanyak 42,5 juta usaha dengan kontribusi terhadap PDB sebesar 57 %. Dapat disimpulkan bahwa secara nasional usaha mikro di Indonesia selama 4 tahun mengalami peningkatan sebesar 7,2% atau rata-rata 2,4%.
Solusi yang harus dilakukan: dalam mengembangkan usaha mikro pemerintah perlu menerapkan kebijakan dan program secara transfaran dan bertanggung jawab. Stimulasi yang diberikan untuk meningkatkan daya saing secara teknis maupun finansial dinilai tidak dapat langsung mengatasi hambatan-hambatan eksternal maupun internal yang dialami oleh sebagian besar atau bahkan seluruh usaha mikro, kecil dan menengah di Indonesia. Sebaiknya peran pemerintah adalah menciptakan insentif dan iklim yang kondusif agar usaha mikro mampu menghadapi persaingan. Secara praktis, hal ini berarti membangkitkan upaya untuk menghilangkan monopoli dan menghapuskan berbagai hambatan perdagangan dalam negeri dan internasional. Dengan meningkatnya peluang bisnis dan akses kepada sumberdaya produktif akan meningkatkan daya saing dan kemampuan berwiraswasta. Instrumen pengaturan juga perlu melihat pada standarisasi dan sertifikasi, serta piranti tidak langsung seperti peningkatan akses informasi dan pelatihan yang relevan. Kebijakan pengembangan usaha mikro yang efektif hendaknya dilakukan secara lebih luas dan terpadu, bukan hanya sekedar membuat daftar program dukungan finansial dan teknis yang berdiri sendiri tanpa adanya kaitan antara satu dengan yang lain. Kebijakan pengembangan.


Jurnal ini membahas tentang permasalahan yang dihadapi UMKM serta menyusun model pengembangan usaha mikro yang bersifat aplikatif di daerah NTB, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, Jawa Timur, Sumatera Selatan, dan Sumatera Barat. Hal ini dapat terlihat dari berbagai permasalahan yang terjadi seperti sistem pembukuan yang relatif sederhana dan cenderung mengikuti kaidah administrasi standar, sehingga datanya kurang sesuai. Hal tersebut mengakibatkan sulitnya menilai kinerja UMKM, margin usaha yang cenderung tipis mengingat persaingan yang sangat ketat, modal terbatas, pengalaman manajerial perusahaan terbatas, skala ekonomi yang terlalu kecil sehingga sulit mengharapkan penekanan biaya.


Usaha mikro mempunyai peran yang penting dalam pembangunan ekonomi, karena intensitas tenaga kerja yang relatif lebih tinggi dan investasi yang lebih kecil, sehingga usaha mikro lebih fleksibel dalam menghadapi dan beradaptasi dengan perubahan pasar. Atas dasar potensi dan karakteristik tersebut, maka pemberdayaan usaha mikro dinilai masih strategis dan sangat penting dalam mendukung perekonomian nasional. Peran strategis tersebut antara lain :
a. Dengan jumlah yang sangat banyak usaha kecil berpotensi menciptakan lapangan kerja yang luas bagi masyarakat
b. Kontribusi terhadap PDB menurut harga berlaku
Secara universal pengertian kredit mikro antara lain diantaranya: Adalah definisi yang dicetuskan dalam pertemuan The world Summit on Microcredit di Washington pada tanggal 2-4 Februari 1997 adalah program/kegiatan memberikan pinjaman yang jumlahnya kecil kepada masyarakat miskin untuk kegiatan usaha meningkatkan pendapatan, pemberian pinjaman untuk mengurus diri sendiri dan keluarganya.
Usaha Mikro memiliki keunggulan komparatif :
a. Usaha Mikro beroperasi menebar di seluruh pelosok dengan berbagai ragam bidang usaha;
b. Usaha Mikro beroperasi dengan investasi.......

Data yang digunakan untuk meneliti permasalahan ini adalah data primer, yaitu data yang diperoleh secara langsung dari lapangan dengan cara wawancara serta diskusi daerah sedangkan data sekunder adalah data yang diperoleh tidak secara langsung, misalnya melalui berbagai referensi, laporan hasil penelitian, dan dokumen dari berbagai instansi terkait. Hasil yang diperoleh dari penelitian tersebut adalah pada tahun 2003 sekitar 97 % dari seluruh perusahaan di Indonesia merupakan UMKM. Dimana 41,8 juta bergerak di subsektor perdagangan, pertanian , dan industri dengan kontribusi terhadap PDB sebesar 30 % dengan tenaga kerja 71,44 juta, sementara keseluruhan UMKM sebanyak 42,5 juta usaha dengan kontribusi terhadap PDB sebesar 57 %. Dapat disimpulkan bahwa secara nasional usaha mikro di Indonesia selama 4 tahun mengalami peningkatan sebesar 7,2% atau rata-rata 2,4%.
Solusi yang harus dilakukan: dalam mengembangkan usaha mikro pemerintah perlu menerapkan kebijakan dan program secara transfaran dan bertanggung jawab. Stimulasi yang diberikan untuk meningkatkan daya saing secara teknis maupun finansial dinilai tidak dapat langsung mengatasi hambatan-hambatan eksternal maupun internal yang dialami oleh sebagian besar atau bahkan seluruh usaha mikro, kecil dan menengah di Indonesia. Sebaiknya peran pemerintah adalah menciptakan insentif dan iklim yang kondusif agar usaha mikro mampu menghadapi persaingan. Secara praktis, hal ini berarti membangkitkan upaya untuk menghilangkan monopoli dan menghapuskan berbagai hambatan perdagangan dalam negeri dan internasional. Dengan meningkatnya peluang bisnis dan akses kepada sumberdaya produktif akan meningkatkan daya saing dan kemampuan berwiraswasta. Instrumen pengaturan juga perlu melihat pada standarisasi dan sertifikasi, serta piranti tidak langsung seperti peningkatan akses informasi dan pelatihan yang relevan. Kebijakan pengembangan usaha mikro yang efektif hendaknya dilakukan secara lebih luas dan terpadu, bukan hanya sekedar membuat daftar program dukungan finansial dan teknis yang berdiri sendiri tanpa adanya kaitan antara satu dengan yang lain. Kebijakan pengembangan.


Jurnal ini membahas tentang permasalahan yang dihadapi UMKM serta menyusun model pengembangan usaha mikro yang bersifat aplikatif di daerah NTB, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, Jawa Timur, Sumatera Selatan, dan Sumatera Barat. Hal ini dapat terlihat dari berbagai permasalahan yang terjadi seperti sistem pembukuan yang relatif sederhana dan cenderung mengikuti kaidah administrasi standar, sehingga datanya kurang sesuai. Hal tersebut mengakibatkan sulitnya menilai kinerja UMKM, margin usaha yang cenderung tipis mengingat persaingan yang sangat ketat, modal terbatas, pengalaman manajerial perusahaan terbatas, skala ekonomi yang terlalu kecil sehingga sulit mengharapkan penekanan biaya.

REFERENSI

Anonimous, 1992. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 1992.
Departemen Koperasi dan UKM, Jakarta
Anoraga, Pandji, SE, MM dan Sudantoko, Djoko, S. Sos, MM. 2002 Koperasi
Kewirausahaan, dan Usaha Kecil. Rineka Cipta, Jakarta
Cheston, Suzy dan Kuhn, Lisa, 2002. Measuring Transformation: Assessing and
Improving the Impact of Micro Credit. Washington D.C. Microcredit
SummitCampaignhttp:/www.microcreditsummit.org/papers/impactpaper.htm
Hanson, Ward, 2000. Pemasaran Internet. Edisi Keempat, South Western College
Publishing, Singapura, 2000.
Hitt, Michael A, Ireland, R. Duane, Hosjisson, Robert, Robert E, 2001. Manajemen
Strategis: Daya Saing dan Globalisasi. Edisi Keempat, South Western
College Publishing, Singapura, 2001.
Hubies, M. 1997. Menuju Industri Kecil Profesional di Era Globalisasi Melalui
Pemberdayaan Manajemen Industri (Buku Orasi Guru Besar). Institut
Pertanian Bogor, Bogor.
Iwantono, Sutrisno. 2002. Kiat Sukses Berwirausaha: Strategi Baru Mengelola Usaha
Kecil dan Menengah, PT Gramedia Widiasarana Indonesia, Jakarta 2002
Hollah, Detlev. ProFI Microfinance Institution Study. SMERU Working Paper.
Denpasar, Maret, 2001.
Nasution, M.1999. KOPERASI: Pemikiran dan Peluang Pembangunan Masa
Depan. Departemen Kehutanan dan Perkebunan, Jakarta.
Sebstad, Jennefer, Juni 1998. Toward Guidelines for Lower-Cost Impact Assessment
Methodologies for Microenterprise Programs. Discussion Paper for the
Second Virtual Meeting of the CGAP Working Group on Impact Assessment
Methodologies. Washington, D. C. USAID AIMS
Wijaya, Kresna. 2002. Kumpulan Pemikiran: Analisis Pemberdayaan Usaha Kecil.
Pustaka Wirausaha Muda, Bogor.

..And the story begin..

..and the story begin..